Jumat, 28 September 2012

Berbagai Jenis Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi



Komunikasi jarak jauh biasa disebut telekomunikasi. Telekomunikasi memanfaatkan
peralatan dan sistem untuk mengirimkan sinyal optik atau elektronik antartempat yang
saling berjauhan. Informasi berupa teks, suara, gambar, dan video selanjutnya dapat diubah
menjadi sinyal listrik atau optik. Sinyal listrik atau optik inilah yang akan dikirim ke tempat
lain. Apabila sinyal listrik atau optik tiba dan diterima di tempat tujuan, peralatan pada
penerima akan mengubah kembali sinyal tersebut menjadi pesan yang dapat dimengerti
sesuai bentuk semula. Misalnya, sinyal pada televisi akan diubah menjadi gambar bergerak,
sinyal pada telepon akan diubah menjadi suara.
Telekomunikasi memungkinkan manusia di seluruh belahan dunia untuk saling
berhubungan dan bertukar informasi dengan cepat. Saat ini berbagai cara dan sarana
telekomunikasi telah tersedia. Ada 3 bentuk telekomunikasi yaitu, komunikasi satu arah
(Simplex), komunikasi dua arah (Duplex), dan komunikasi semi dua arah (Half Duplex). Dalam
komunikasi satu arah, pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi
yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contohnya televisi dan radio. Dalam
komunikasi dua arah pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang
berkesinambungan melalui media yang sama. Contohnya telepon dan VOIP. Sedangkan
dalam komunikasi semi dua arah, pengirim dan penerima informasi berkomunikasi secara
bergantian tetapi tetap berkesinambungan. Contoh: Handy Talkie, FAX, dan Chat Room.
A. Peralatan Komunikasi Zaman Dahulu

        1. Bereguh
Ada berbagai cara yang dilakukan masyarakat
untuk dapat berkomunikasi. Hal ini juga dilakukan oleh
masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah pelosok.
Agar mereka dapat saling berkomunikasi dengan
lancar dan mudah, dibuatlah sebuah alat komunikasi
sederhana. Salah satu alat komunikasi yang dibuat
adalah Bereguh. Bereguh merupakan alat komunikasi
tradisional masyarakat Aceh yang penggunaannya
dengan cara ditiup. Bereguh ini dapat menghasilkan beberapa nada, tergantung cara
meniupnya. Bereguh digunakan untuk berkomunikasi dalam jarak yang berjauhan
atau ketika berada dalam hutan. Bereguh terbuat dari tanduk kerbau. Saat ini bereguh
sudah jarang digunakan lagi.
        2.  Papyrus
Menurutmu apa jadinya bila tidak ada kertas?
Wah, tentunya tidak akan ada buku, koran, majalah,
dan surat menyurat. Kertas merupakan alat untuk
menulis yang biasa digunakan sehari-hari. Kamu
juga menggunakannya, bukan? Tahukah kamu
pada zaman dahulu orang juga sudah mengenal
kertas. Saat itu orang mengenalnya dengan
sebutan  Papyrus.  Papyrusdigunakan untuk
mencatat sebuah kejadian atau untuk menyimpan
data-data perhitungan. Kertas ini terbuat dari daun
tumbuhan papyrus.Tanaman papyrustumbuh di
daerah sungai Nil. Tanaman ini hanya dapat hidup di
daerah yang lembab dan basah. Daunnya panjang
dan tinggi. Serat pohon ini juga terkenal kuat. Hal ini dapat dibuktikan dengan
masih tersimpannya teks-teks yang terbuat dari kertas papyrus di perpustakaan
Mesir Kuno. Cara membuat kertas dari papyrusini sangat mudah. Orang-orang
zaman dahulu hanya perlu melapisi, membasahi, dan mengeringkan daun papyrus.
Namun, sayangnya keberadaan dan penggunaan kertas papyrustidak dapat
berkembang karena mulai tergeser dengan adanya kulit binatang yang dapat
digunakan untuk menulis.
          3. Kulkul
Alat komunikasi tradisional peninggalan leluhur
lainnya adalah Kulkul. Kulkul serupa kentongan
yang terbuat dari kayu berongga. Kulkul digunakan
oleh masyarakat Bali untuk mengumpulkan warga.
Cara menggunakan kulkul dengan dipukul seperti
kentongan di Jawa. Ketika kulkul dipukul, semua orang
akan berusaha mendengarkan dan mengartikan
irama kulkul kemudian melaksanakannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar